>electro-absorptionku suprapto dari tuban jatim
oaya bisa bantuin aku aku masih kesulitan dalam menjalankan php nih?
>electro-absorptionku suprapto dari tuban jatim
oaya bisa bantuin aku aku masih kesulitan dalam menjalankan php nih?
Pengiriman email biasanya dilakukan dengan menggunakan fungsi mail() yang sudah ada didalam PHP sendiri tetapi biasanya kita memerlukan agar pengiriman email bisa dikirim lewat SMTP. Saya akan menjelaskan bagaimana cara mengirim email melalui SMTP dengan Zend Framework lewat Google Email atau yang мебели biasa disebut dengan google apps.
Temans,
Barusan dapat info neh.. kalo Zend di Indonesia mau ngadain event bareng Microsoft, dan yang pasti kalo mau belajar Zend disini sama masternya langsung hehehe.. Mr. Riki Risnandar ZCE, MCP. Bagi yang mau booking buruan, soalnya tempatnya terbatas. Silahkan hubungi RSVP nya : Mba Fitri dpeevent[at]hotmail.com atau telfon ke 021-2551 8100 ext 8163.
Ini Undangannya, jangan lupa ajakin temen2 nya ya…
Zend_Controller mengizinkan kita untuk memasukkan plugin kedalamnya. Tujuan dari penggunaan plugin ini adalah untuk menambahkan aksi tertentu di setiap pemanggilan controller.Dengan begitu kita bisa membuat aplikasi dasar dari sitem yang kita buat (seperti pengecekan login/session/cookie).
Dalam pembuatan plugin ini ada beberapa method yang sudah disediakan oleh Zend_Controller_Plugin_Abstract yang digunakan untuk menentukan even dari plugin yang akan buat. Berikut ini penjelasan singkat dari method - method tersebut:
Dispatch adalah proses mengambil request objek untuk menentukan nama modul, controller, action dan juga paramater - paramter yang dikirimkan melalui request. Kemudian membuat instan dari controller dan memanggil action yang sudah ditentukan.
Membuat Plugin
Untuk membuat plugin dari Zend_Controller sangatlah mudah, cukup dengan membuat extend dari Class Zend_Controller_Plugin_Abstract. Lihat contoh berikut:
<?php
require_once 'Zend/Controller/Plugin/Abstract.php';
class Class_Controller_Plugin_MyPlugin extends Zend_Controller_Plugin_Abstract
{
// ...
}
Zend_Controller_Plugin_Abstract juga menyediakan method getRequest() dan getResponse() untuk mengakses request dan response object.
Menggunakan Plugin
Agar plugin yang kita buat dapat digunakan, maka harus didaftarkan terlebih dahulu dengan menggunakan method Zend_Controller_Front::registerPlugin(). Berikut ini contoh kode untuk mendaftarkan plugin:
<?php
require_once 'Zend/Controller/Front.php';
<?php
$frontController = Zend_Controller_Front::getInstance();
$frontController->throwExceptions(true);
$frontController->setControllerDirectory('./application/controllers')
->registerPlugin(new Class_Controller_Plugin_MyPlugin);
$frontController->dispatch();
Untuk lebih jelas lagi, berikut ini saya berikan contoh plugin untuk pengecekan login dengan menggunakan method preDispatch(). Yang mana plugin ini akan mencek apakah user yang mengakses sistem sudah login atau belum. Jika belum login maka akan ditampilkan halaman untuk login.
<?php
require_once 'Zend/Controller/Plugin/Abstract.php';
class Class_Controller_Plugin_CheckLogin extends Zend_Controller_Plugin_Abstract
{
public function preDispatch()
{
$login = false;
if (! $login) {
$request = $this->getRequest();
// tampilkan halaman login
$request->setModuleName('default');
$request->setControllerName('login');
$request->setActionName('index');
}
}
}
Kode diatas adalah contoh dasar plugin untuk pengecekan login, untuk itu anda harus menyesuaikan kondisi login pada plugin tersebut dengan sistem yang anda buat. Begitu juga untuk nama modul, controller dan action.
Catatan:
Penamaan class plugin diatas sesuai dengan Naming Convention Zend Framework. Kalau anda belum mengerti tentang Naming Convention Zend Framework, silahkan dibaca - baca terlebih dahulu dan untuk versi Indonesiannya bisa dilihat disini.
Referensi:
- Zend Framework Programmer’s Reference Guide
- Helper and Plugin
Author: dollyaswin